PT Inteligensi Teknologi Indonesia — Surabaya, Jawa Timur

Laboratorium rekayasa kecerdasan buatan dan data terapan.

Kami membangun model yang berjalan langsung di perangkat pengguna: di dalam peramban, tanpa server inferensi, tetap berfungsi saat jaringan putus. Penerapannya untuk produk edukasi, kebudayaan, dan sektor publik.

01 — Fokus rekayasa

Ringkasan lingkup teknis.

Tabel 01 — Parameter kerja
ParameterNilai
DomainVisi komputer, pengenalan teks, pemrosesan bahasa alami, sistem pembelajaran adaptif, rekayasa data.
KeluaranBobot model terkuantisasi, modul inferensi, antarmuka web, korpus dan dataset berlisensi terbuka, dokumentasi teknis, laporan evaluasi.
Lingkungan targetPeramban modern (WebGL, WebGPU, WebAssembly SIMD), telepon Android kelas menengah dengan RAM 4 GB, operasi luring penuh setelah unduhan pertama.

02 — Bidang kerja

Enam kapabilitas. Rincian pada lembar kapabilitas.

Tabel 02 — Indeks kapabilitas
KodeKapabilitasInti teknis
ITL-01Vision & OCR on-deviceTesseract.js pada WebAssembly, prapemrosesan citra, klasifikator TensorFlow.js.
ITL-02Classifier visual on-deviceMobileNetV2 atau ONNX Runtime Web, kuantisasi INT8, tanpa panggilan server.
ITL-03Mesin pembelajaran adaptifPenjadwalan ulangan SM-2 atau FSRS, model penguasaan materi per unit.
ITL-04Core platform data & LLMNext.js App Router, Postgres, pencarian semantik berbasis embedding.
ITL-05Terjemahan neural bahasa daerahFine-tuning NLLB-200 pada korpus paralel, evaluasi BLEU dan chrF++.
ITL-06Pipeline AI & MLOpsVersi dataset, gerbang mutu di integrasi berkelanjutan, deployment reprodusibel.

Harga per paket tercantum pada daftar harga layanan.

03 — Metode kerja

Lima tahap. Setiap tahap punya kriteria selesai.

  1. Definisi masalah dan metrik. Menetapkan tugas, kelas keluaran, dan angka penerimaan sebelum pengumpulan data dimulai. Metrik ditulis di kontrak, bukan ditentukan setelah hasil keluar.
  2. Kurasi dataset. Pengumpulan, deduplikasi dengan perceptual hash, anotasi, dan pemisahan latih–validasi–uji tanpa kebocoran data antar partisi.
  3. Pelatihan dan kuantisasi. Transfer learning pada arsitektur ringan, penyetelan hiperparameter, lalu kuantisasi dan pemangkasan agar berkas model muat untuk pengiriman lewat jaringan seluler.
  4. Integrasi produk. Model dipasang ke antarmuka nyata, diuji pada perangkat target, diukur latensi dan konsumsi memorinya, bukan hanya pada mesin pengembang.
  5. Serah terima. Kode sumber, bobot model, dataset, dan dokumentasi diserahkan beserta laporan evaluasi yang memuat kegagalan yang diketahui.

04 — Batasan

Dicantumkan lebih dahulu agar lingkup pekerjaan jelas.

  • Kami tidak melatih model dasar dari nol. Pekerjaan bertumpu pada model terbuka yang sudah ada, lalu disesuaikan pada data domain.
  • Angka akurasi hanya berlaku pada himpunan uji yang dilaporkan. Bila distribusi data lapangan berbeda, angka itu tidak berlaku dan harus diukur ulang.
  • Bahasa atau domain dengan korpus di bawah 5.000 pasang data diperlakukan sebagai eksperimen dengan hasil yang tidak dijamin, bukan sebagai produk.
  • Data pelatihan harus berstatus lisensi jelas. Kami menolak dataset tanpa asal usul yang dapat ditelusuri.
  • Inferensi di perangkat menukar sebagian akurasi dengan ukuran berkas dan kecepatan. Kompromi itu dinyatakan angkanya, bukan disembunyikan.

05 — Identitas

Data lengkap pada lembar perusahaan.

Badan hukum
PT Inteligensi Teknologi Indonesia
Domisili
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
NPWP
62.878.359.9-611.000
Surel
halo@inteligensi.biz.id
Bahasa kerja
Indonesia dan Inggris